Tips Memilih Tanaman Induk yang Tepat untuk Pembibitan

Daftar Isi
Tips Memilih Tanaman Induk yang Tepat untuk Pembibitan

Untuk menghasilkan bibit tanaman yang unggul secara kualitas, maka hal yang sangat penting disini adalah proses pemilihan bibit tanaman yang unggul.

Unggul disini dilihat dari kualitas tanaman maupun bentuk tanaman itu sendiri. Maka langkah awal ini harus bisa kita pastikan sangat tepat.

Jika kita mengikuti tips memilih tanaman induk yang tepat untuk pembibitan maka hal ini akan berdampak bagi produksi pangan. Dan dengan hal tersebut pula akan sangat penting untuk memastikan kualitas bibit yang dihasilkan.

Inilah 5 Tips Memilih Tanaman Induk yang Tepat untuk Pembibitan

Berikut adalah beberapa kriteria dan langkah-langkah yang dapat digunakan untuk memilih pohon induk yang tepat:

1. Kualitas Tanaman Induk

Dalam menentukan tanaman induk untuk pembibitan, yang pertama yakni tentukan atau pilih tanaman induk yang memiliki kualitas baik. Untuk menentukan kualitasnya, simak ulasan dibawah ini:

Umur Tanaman Induk: Tanaman induk yang dipilih harus memiliki umur yang cukup untuk menunjukkan sifat-sifat unggulnya. Umur minimal yang biasanya digunakan adalah tiga tahun.

Diameter Tanaman: Yang pasti adalah tanaman induk harus memiliki diameter yang cukup untuk memastikan bahwa batang atas yang diambil dapat tumbuh dengan baik.

Tips Memilih Tanaman Induk yang Tepat untuk Pembibitan

KesehatanTanaman: Tentukan tanaman induk harus sehat dan tidak memiliki kerusakan yang signifikan. Kesehatan pohon yang baik akan memastikan bahwa batang atas yang diambil juga sehat.

Penampilan Tanaman: Tanaman induk harus memiliki penampilan yang baik, seperti bentuk yang ideal dan warna yang sesuai. Penampilan yang baik menunjukkan bahwa pohon induk tersebut memiliki sifat-sifat unggul yang diinginkan.

2. Sumber Polen

Kontaminasi Polen: Tanaman atau pohon induk harus dipilih dari lokasi yang tidak terjadi kontaminasi polen. Kontaminasi polen dapat menyebabkan perubahan sifat-sifat unggul pada bibit. Sehingga akan berdampak pada penurunan kualitas tanaman tersebut.

3. Penilaian Blok Penghasil Tinggi

Tanaman induk yang dipilih harus berasal dari Blok Penghasil Tinggi yang telah diamati karakter penilaiannya selama paling sedikit tiga tahun berturut-turut. Ini akan sangat memastikan bahwa tanaman induk tersebut memiliki kualitas yang tinggi.

4. Pemilihan Batang Atas

Batang atas (entres) harus diambil dari pohon atau tanaman induk yang sudah diketahui betul sifat unggulnya. Batang atas dapat berupa mata tunas tunggal atau ranting dengan lebih dari satu mata tunas. Pemilihan batang atas yang tepat akan menggabungkan sifat-sifat unggul dalam satu bibit tanaman.

5. Pengelolaan Tanaman Induk

Tanaman induk harus dikelola dengan baik untuk memastikan bahwa sifat-sifat unggulnya tetap terjaga. Yang mana hal ini termasuk perawatan yang intensif, seperti penyiraman, pemangkasan, dan penggunaan pupuk.

Kesimpulan

Dengan mengikuti kriteria-kriteria di atas, kita dapat memilih tanaman induk yang tepat untuk pembibitan, sehingga bibit tanaman yang dihasilkan juga terjaga serta memiliki kualitas yang tinggi dan dapat digunakan untuk meningkatkan produksi tanaman.

Dengan demikian, produksi pangan juga akan meningkat secara signifikan. Dan itulah ulasan singkat tentang tips memilih tanaman induk yang tepat untuk pembibitan, semoga bermanfaat.!

Posting Komentar